Search...>>

Showing posts with label Global Positioning System (GPS). Show all posts
Showing posts with label Global Positioning System (GPS). Show all posts

6.14.2015

How to import Geo-tagged Photos to ArcMap

Cara impor foto yang memiliki koordinat ke ArcMap


Dalam kajian tutupan lahan menggunakan Citra Satelit, kita terkadang diwajibkan untuk melakukan ground check sebagai acuan dalam penentuan jenis tutupan lahan hasil klasifikasi dari citra satelit tersebut. Untuk melakukan ground check di lapangan, kita terlebih dahulu membuat beberapa titik acak pada setiap jenis tutupan lahan yang sudah diklasifikasi. Setelah itu, kita harus mengunggah data titik tersebut ke dalam GPS untuk mempermudah dalam pencarian titik tersebut di lapangan. Cara membuat titik acak dan juga cara mengupload titik ke GPS dapat dilihat pada tutorial sebelumnya. 

Setelah melakukan ground chek di lapanganan, kita akan memperoleh informasi mengenai jenis tutupan lahan yang ada pada titik tersebut. Informasi jenis tutupan lahan ini dapat berupa deskripsi ataupun foto. Untuk informasi deskripsi, kita cukup menampilkannya sebagai table dan mengimpornya ke dalam shapefile. Namun untuk informasi berupa foto, kita juga dapat mengimpornya ke dalam ArcMap sehingga memudahkan kita dalam menganalisis tutupan lahan pada titik-titik tersebut. 
Gambar.1 Tampilan hasil impor foto ke ArcMap

6.06.2015

How to upload and download data from GPS

Cara mudah upload dan download data dari GPS 


Sebagai seorang peneliti di bidang manajemen atau konservasi sumber daya alam, kemampuan dasar di bidang GIS sangat diperlukan, terutama untuk persiapan penilaian SDA secara langsung di lapangan. Salah satu hal yang penting adalah bagaimana cara menentukan lokasi sampling yang tepat di peta dasar sebagai acuan untuk pelaksaan sampling di lapangan. Tentu saja hal tersebut dilakukan sebelum melakukan sampling di lapangan. Adapun cara penentuan lokasi sampling di lapangan dapat dilihat pada tutorial sebelumnya

Nah setelah menentukan lokasi sampling yang biasa berupa titik-titik atau polygon dalam bentuk shapefile (*.shp), titik tersebut harus di upload ke  Global Positioning System (GPS) untuk memudahkan dalam pencarian titik tersebut di lokasi sampling. Konversi shapefile ke dalam format file yang bisa dibaca oleh GPS dapat dilakukan oleh beberapa softwares. Beberapa diantaranya berbayar, namun ada juga yang gratis atau open source

Salah satu software yang mendukung import GIS Data ke GPS dan juga sebaliknya adalah DNRGarmin. DNRGarmin sebelumnya dikenal sebagai program untuk melakukan eksport dari GPS data ke dalam format shapefile, khusus untuk GPS merk Garmin. DNRGarmin tersebut dapat diunduh secara gratis di http://www.dnr.state.mn.us/mis/gis/DNRGPS/DNRGPS.html.

Adapun penggunaannya adalah sebagai berikut.

1. Siapkan data yang siap diunggah ke GPS tersebut dalam format shp. Dalam tutorial kali ini, data yang akan digunakan adalah data titik random point yang merupakan hasil dari Tutorial sebelumnya. Anda dapat mengupload data baik dalam bentuk Points, Line, atau Polygon